Thursday, October 13, 2011

Wisata Jalan Kaki di San Francisco

Dari berbagai kota yang saya kunjungi di dunia, San Francisco adalah yang paling bersahabat bagi pejalan kaki.

Pertama, suhu kota ini selalu berkisar 10-20 derajat Celcius. Ketika musim dingin kota ini tidak bersalju, tetapi ketika musim panas pun suhunya masih dalam perkiraan 20 derajat Celcius. Sangat nyaman.

Kedua, atraksi dan ukuran pusat kotanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki. Konturnya yang berbukit mungkin menjadi sedikit tantangan, tapi pemandangan indah justru jadi nilai plus. Paduan berjalan kaki dengan transportasi umum (seperti bus dan trem) memungkinkan setiap pelancong menikmati kota San Francisco tanpa kendaraan pribadi.


Pemandangan jembatan Golden Gate.

Memulai hari di pusat kota dengan segelas kopi dan seporsi bagel? Bisa saja, yakni di Market Street, jalan protokol yang membelah pusat kota secara diagonal. Jika menaiki kereta bawah tanah BART (Bay Area Rapid Transit), Anda bisa turun di stasiun Powell atau Montgomery.

Di Powell, Anda akan disambut dengan daerah belanja yang padat, yang hanya dikalahkan oleh Union Square beberapa blok dari situ. Pusat perbelanjaan seperti Macy’s, Nordstrom dan Westfield ada di sini.

Sementara itu, di Montgomery, Anda akan disambut oleh distrik bisnis dengan gedung-gedung menjulang tinggi, tapi Anda dapat berjalan lebih dekat ke Chinatown dari sini.

Berjalan kaki beberapa blok ke Chinatown, pecinan yang paling besar dan tertua di Amerika Utara, Anda akan menemukan beberapa tempat makan termurah di kota ini, serta cendera mata yang beragam dan tak kalah murah pula. Penduduk keturunan Cina di sini sejarahnya panjang. Mereka memiliki ikatan kekeluargaan yang kuat dengan adanya Benevolent Society. Ingin mencoba peruntungan di pabrik kue keberuntungan (fortune cookies)? Di sinilah tempatnya!

North Beach, komunitas imigran Italia, terletak di utara. Di sini — tentu saja — ada restoran, kafe dan toko roti ala Italia. Ada pula klub khusus dewasa yang tersusun rapi. Juga di wilayah ini terdapat Coit Tower, menara yang didedikasikan untuk para pemadam kebakaran, yang memegang peranan penting memadamkan kebakaran besar di kota ini ketika gempa bumi besar tahun 1906. Menara ini dapat dinaiki untuk melihat pemandangan ke semenanjung San Francisco dan teluknya.

Lebih utara lagi, ada beberapa dermaga. Di antaranya adalah dermaga nomor 39, atau terkenal dengan sebutan Pier 39. Tempat rekreasi ini memiliki banyak toko cendera mata, restoran, sinema 4D dan akuarium.


Cable car atau trem yang bisa membawa Anda bepergian.

Atraksi lain, Fisherman’s Wharf, ada di sebelah barat Pier 39 dan berjarak 15 menit berjalan kaki. Di sini Anda bisa mengunjungi taman dan pantai San Francisco Maritime, menikmati debur ombak kecil dan melihat kapal-kapal berlayar atau bersandar di dermaga.

Ghirardelli Square, pujasera yang dimiliki oleh perusahaan produsen cokelat terkenal Ghirardelli, juga ada di sini.

Kembalilah ke Market Street dengan menumpang trem, melewati jalan-jalan berbukit. Dari sini, kita bisa melihat Lombard St., jalan yang sangat curam sehingga harus dibuat berkelok-kelok tajam. Jalan ini dinobatkan sebagai “the world’s crookedest street” (jalan paling berliku di dunia).


Jalanan curam di San Francisco.

Trem juga merupakan salah satu ciri khas San Francisco dan selalu muncul di kartu pos. Usianya sudah tua, tampilannya klasik dan dahulu digunakan sebagai bentuk transportasi umum, berjalan di atas rel khusus dan dioperasikan secara mekanik oleh dua orang petugas yang disebut sebagai “gripman”.

Trem ini memiliki beberapa perhentian. Tarifnya $ 6 sekali naik dari ujung ke ujung. Akhir perjalanan untuk jalur Powell-Hyde yang berawal di Fisherman’s Wharf ada di Hallidie Plaza, dekat stasiun BART Powell di persimpangan Market St.

Tertarik dengan arsitektur kuno? Pasti Anda akan suka dengan rumah-rumah yang dijuluki “The Painted Ladies”, salah satunya yang terkenal berada di Alamo Square. Untuk mencapainya memang agak jauh ke arah Barat, sejalan dengan Golden Gate Park. Anda bisa menaiki bus/trem MUNI.


Deretan The Painted Ladies. Foto: Thinkstock

Sempatkan juga terus menaiki bus/trem MUNI menuju ke Golden Gate Park, taman sepanjang 40 blok yang barangkali hanya bisa dikalahkan oleh Central Park di New York. Taman ini sangat besar dan di dalamnya terdapat taman bunga, telaga, museum seni dan ilmu pengetahuan (de Young Museum dan California Academy of Sciences).

Jika masih ada waktu silakan berkunjung ke Embarcadero, daerah dengan pemandangan menuju Oakland, yang dihubungkan oleh San Francisco Bay Bridge, jembatan yang lebih panjang dari Golden Gate Bridge. Banyak penduduk kota melakukan olahraga sepeda dan lari di sini.

Untuk berkunjung ke Golden Gate Bridge sendiri, Anda perlu naik bus/trem MUNI. Jangan lewatkan kesempatan menyeberangi jembatan dengan sepeda atau berjalan kaki. Jaraknya tidak terlalu jauh kok.


San Francisco pada malam hari. Foto: Thinkstock

Tentu saja, masih banyak lagi yang saya lewatkan di artikel ini. Berkunjung ke San Francisco berulang kali sejak 2004 bahkan belum cukup buat saya untuk mengunjungi semuanya. Selalu ada kerinduan untuk kembali.

Mungkin itu jugalah yang dirasakan oleh Tony Bennett ketika menyanyikan “I Left My Heart in San Francisco”.

Banyak Warga Indonesia Jadi Tentara Malaysi

JAKARTA - Temuan Komisi I DPR perihal pencaplokan wilayah di Dusun Tanjung Datu dan Camar Bulan di Kalimantan Barat oleh Malaysia bukan omong kosong. Hakim konstitusi Akil Mochtar percaya terhadap adanya pencaplokan daerah perbatasan yang membuat wilayah seluas 1.495 hektare di darat dan 80 ribu hektare luas wilayah laut Indonesia hilang.

Bahkan, Akil mengungkap, pencaplokan itu disadari penuh oleh 1.883 warga atau 493 kepala keluarga Dusun Tanjung Datu dan Camar Bulan. Sebagai orang kelahiran Putusibau - berada di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat atau sekitar 814 kilometer dari ibu kota Kalimantan Barat, Pontianak - masyarakat mengetahui pemerintah Malaysia melakukan pembangunan infrastruktur di wilayah Indonesia. "Program ini disambut warga Indonesia di sana sebab selama ini mereka lebih merasa diperhatikan oleh Malaysia," kata Akil

Karena sering bepergian ke Serawak, Akil mengungkap, tidak jarang warga Indonesia menjadi Polis Diraja Malaysia atau Tentara Diraja Malaysia. Meski begitu, mereka tidak pindah kewarganegaraan dan akhirnya bebas keluar masuk Indonesia-Malaysia.
Ketika mencapai batas pensiun di umur 48 tahun, kata Akil, banyak aparat Malaysia itu kembali ke tempat kelahirannya di daerah perbatasan Indonesia. "Ini bukan hal baru bagi warga perbatasan. Semuanya tahu soal ini. Karena nasionalisme tanpa pembangunan, itu omong kosong," ujar Akil.

Benarkah Beyonce Pakai Perut Palsu?

Akhir Agustus lalu, Beyonce mengumumkan berita kehamilannya dengan cara yang unik. Tanpa perlu bicara sepatah kata pun, istri rapper Jay Z ini tampil di karpet merah MTV Video Music Awards dan berpose sambil memamerkan perutnya yang terlihat buncit.

Penyanyi ini ternyata memang betul sedang hamil, dan ia tak sungkan memamerkan perut buncitnya kepada publik, termasuk di video klip terbarunya "Countdown" yang menunjukkan Beyonce menari-nari dalam keadaan sedang hamil.Bahkan baru-baru ini, pasangan yang sudah menikah selama tiga tahun ini akhirnya mengumumkan bahwa Beyonce dijadwalkan anak melahirkan anak pertama mereka bulan Februari 2012.

Namun semua kabar bahagia tentang kehadiran calon buah hati Beyonce dan Jay Z tiba-tiba terusik setelah Beyonce tampil di acara bincang-bincang di sebuah televisi Australia.


Adegan pertama yang membingungkan banyak orang. Perut Beyonce terlihat menekuk saat ia hendak duduk.

Dalam tayangan itu ditunjukkan, saat Beyonce berusaha duduk di hadapan pembawa acara, perut buncitnya terlipat, menunjukkan bahwa ia menggunakan ganjalan untuk membuatnya terlihat buncit.
Media massa pun berlomba-lomba membuat teori. Ada yang bilang Beyonce sengaja memakai ganjalan perut supaya kehamilannya terlihat dramatis, karena perutnya sendiri belum sebuncit itu. Beberapa media bahkan berspekulasi bahwa
Beyonce memang sedang menantikan anak pertama, tapi lewat surrogate mother alias ibu pengganti. Ini ia lakukan agar tubuh indahnya tak akan melar meski sudah punya anak.

Ini semua memang hanya sekedar teori dan spekulasi yang tak terbukti kebenarannya, karena tak lama setelah isu ini menyebar, juru bicara Beyonce langsung mengeluarkan pernyataan.


Beyonce saat berusaha duduk. Terlihat perutnya terlipat seolah-olah ia memakai ganjalan di perut.

"Berita bahwa Beyonce mengenakan ganjalan itu sangat bodoh, konyol, dan salah," ujar Yvette Noel-Schure, juru bicara Beyonce.

Menurut Anda bagaimana?

Sakit Gigi Sebabkan Kematian

Kyle Willis, seorang laki-laki berumur 24 tahun dari Ohio, Amerika, meninggal dunia karena infeksi gigi. Menurut stasiun TV WLWT, gigi geraham Kyle mulai sakit dua minggu sebelumnya, dan dokter gigi menganjurkan untuk dicabut. Tapi, Kyle adalah seorang single father tanpa asuransi kesehatan (di Amerika sulit dan mahal untuk melakukan beberapa prosedur kesehatan tanpa asuransi). Sakit yang dirasakan Kyle kemudian merambat ke kepala dan bengkak di bagian wajah, yang membuat dia memutuskan untuk ke Unit Gawat Darurat.

Di sana dokter menganjurkan Kyle untuk menebus resep antibiotik dan pain killer, tapi dia hanya sanggup untuk membayar satu jenis obat saja dan yang dipilih adalah penghilang rasa sakit. Rasa sakitnya memang menghilang, tapi infeksinya terus menjalar – dan akhirnya menyerang otak dan menyebabkan otak Kyle membengkak.

Dr. Irvin Silverstein seorang dokter gigi dari Universitas California mengatakan kalau apa yang dialami Kyle bukan hal yang jarang terjadi. “Orang jarang menyadari kalau penyakit gigi bisa menyebabkan penyakit yang lebih serius. Masalahnya bukan hanya pada penampilan. Banyak orang yang pada akhirnya meninggal karena penyakit gigi. Dan ironisnya, penyakit gigi adalah jenis yang paling bisa disembuhkan bahkan dihindari.”
So, Fimelova, jangan pernah meremehkan sakit gigi. Serta jangan lupa melakukan perawatan gigi secara teratur, minimal setiap 6 bulan sekali.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More